
Anggogta DPD RI asal Aceh, Azhari Cage membantu pemulangan jenazah warga Bireuen yang meninggal di Bekasi dengan dana pribadi Rp10 juta. Total biaya pemulangan mencapai Rp18 juta.
Jakarta, majalahparlemen.com — Tingginya biaya pemulangan jenazah menjadi salah satu persoalan yang kerap dihadapi keluarga perantau ketika anggota keluarganya meninggal dunia jauh dari kampung halaman. Kondisi tersebut dapat menjadi beban tambahan, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Situasi itu dialami keluarga Fakhrizal (30), warga Desa Tanjong Bungoeng, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang meninggal dunia di Bekasi. Keluarga kemudian berupaya mencari bantuan agar jenazah dapat dipulangkan ke Aceh untuk dimakamkan.
Anggota DPD RI asal Aceh, Azhari Cage, membantu proses pemulangan jenazah setelah menerima permintaan dari ayah almarhum dan Ketua JASA Kabupaten Bireuen, Tgk Maulidi. Ia kemudian berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Wakil Ketua Kerukunan Masyarakat Aceh di Jakarta Taman Iskandar Muda, Muhammad Rizal, guna memastikan proses pemulangan dapat berjalan sesuai rencana.
Baca juga :
Azhari Cage Bantu Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dari Malaysia
Ketika dikonfirmasi pada Jumat (31/7/2026), Azhari mengakui bahwa bantuan tersebut diberikan agar keluarga dapat segera melaksanakan proses pemakaman di kampung halaman.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan, total biaya pemulangan jenazah mencapai Rp18 juta. Dari jumlah tersebut, Azhari memberikan bantuan sebesar Rp10 juta menggunakan dana pribadi, sedangkan sisanya sebesar Rp8 juta ditanggung keluarga.
Dana tersebut digunakan untuk biaya pengiriman jenazah dari Jakarta menuju Bandara Kualanamu di Medan serta transportasi ambulans dari Medan menuju Aceh. Jenazah dijadwalkan diberangkatkan dari Jakarta menggunakan penerbangan Citilink pada pukul 05.30 WIB dan diperkirakan tiba di Bandara Kualanamu sekitar pukul 07.50 WIB.
Baca juga :
Senator Azhari Cage Kembali Fasilitasi Pemulangan Jenazah Perantau Aceh dari Bekasi
Perwakilan keluarga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima di tengah suasana duka. Mereka menilai dukungan tersebut membantu meringankan beban biaya pemulangan jenazah ke daerah asal.
Azhari mengatakan, kepedulian terhadap warga Aceh, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, merupakan bentuk solidaritas yang perlu terus dijaga ketika masyarakat menghadapi musibah. *** (raihan/sap)




















































