
Jakarta, majalahparlemen.com — Anggota DPD RI asal Provinsi Aceh, Azhari Cage, SIP, kembali memfasilitasi pemulangan jenazah warga Aceh yang meninggal di perantauan. Kali ini, ia membantu pemulangan jenazah seorang warga Aceh yang wafat di Cianjur, Jawa Barat, untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Jenazah diketahui bernama Muhazir (37), warga Desa Meunasah Cut, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, yang telah lama merantau ke Pulau Jawa untuk mencari pekerjaan.
“Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum sempat mengalami sakit demam dan menjalani perawatan di RS Hafiz Cianjur sebelum menghembuskan napas terakhir,” kata Azhari Cage kepada wartawan, Kamis malam (8/1/2026).
Azhari Cage menjelaskan bahwa proses pemulangan jenazah dilakukan setelah dirinya dihubungi oleh tim relawan di Aceh serta pihak keluarga almarhum yang berada di Cianjur.
“Saya dihubungi oleh tim di Aceh dan adik almarhum di Cianjur untuk membantu pemulangan jenazah. Setelah itu langsung kami proses,” ujarnya.
Menurut Azhari Cage, jenazah diberangkatkan dari Jakarta pada Kamis pagi dan tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, sekitar pukul 11.00 WIB.
“Setelah tiba di Kualanamu, jenazah langsung dijemput oleh tim Ambulans Azhari Cage untuk dibawa ke Desa Meunasah Cut, Kecamatan Nisam, dan direncanakan dikebumikan pada Jumat pagi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa bantuan pemulangan jenazah tersebut merupakan bagian dari komitmennya dalam membantu warga Aceh, khususnya mereka yang mengalami musibah di perantauan dan terkendala secara ekonomi maupun akses logistik.
Selama ini, Azhari Cage dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Selain memfasilitasi pemulangan jenazah warga Aceh yang meninggal di dalam maupun luar negeri, ia juga kerap terlibat langsung dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana alam.
Beberapa di antaranya adalah penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh pascabencana.
Azhari Cage berharap upaya tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus memperkuat semangat solidaritas antarwarga Aceh, baik di kampung halaman maupun di perantauan. *** (raihan/sap)




















































