Menteri Karding Lepas 112 Calon Pekerja Migran ke Luar Negeri Binaan Kadin

Jakarta, majalahparlemen.com — Sebanyak 112 calon pekerja migran Indonesia yang merupakan binaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia secara resmi dilepas oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, dalam sebuah seremoni di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Minggu (15/6/2025).

Para calon pekerja migran ini akan diberangkatkan ke sejumlah negara tujuan, termasuk Arab Saudi, Jepang, Jerman, dan Slovakia. Mereka akan mengisi posisi di sektor formal, antara lain bidang kesehatan, konstruksi, dan teknik. Seluruhnya telah menjalani proses pelatihan dan pemberdayaan yang dirancang untuk memenuhi standar kerja internasional.

Dalam sambutannya, Menteri Karding menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para pekerja yang akan segera menunaikan tugas di luar negeri.

“Ini bukan sekadar bekerja ke luar negeri. Ini adalah misi kebangsaan. Anda semua adalah wajah Indonesia di mata dunia,” ujar Menteri Karding.

Ia menegaskan, negara hadir memastikan para pekerja migran diberangkatkan secara legal, dilindungi hak-haknya, dan dibekali keterampilan yang memadai. Hal ini, menurut Karding, sejalan dengan arah baru kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan citra pekerja migran Indonesia.

“Pekerja migran jangan lagi dilihat sebagai buruh rendahan. Mereka adalah profesional yang berani, terampil, dan menghasilkan devisa besar untuk negara. Ini profesi mulia yang harus kita banggakan,” tegasnya.

Menteri Karding juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan integritas selama bekerja di luar negeri.

“Jangan lupa siapa kalian dan dari mana kalian berasal. Bekerjalah dengan hati, dan kembalilah membawa masa depan yang lebih baik untuk keluarga dan bangsa,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan komitmen Kadin untuk terus mendukung peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia melalui pelatihan, sertifikasi, dan penempatan yang bermartabat.

“Hari ini kita tidak hanya melepas pekerja migran. Kita melepas pahlawan devisa. Mereka adalah bukti nyata bahwa anak-anak bangsa siap bersaing di panggung global,” ucap Anindya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Kadin dan Kementerian P2MI merupakan bagian dari upaya memperkuat SDM nasional. Menurutnya, para pekerja migran ini diharapkan dapat kembali ke tanah air tidak hanya membawa pendapatan, tetapi juga pengalaman, keterampilan, dan semangat untuk menjadi pelaku usaha.

“Kami ingin mereka nanti kembali bukan hanya sebagai profesional, tapi juga jadi pengusaha sukses,” tutup Anindya. *** (raihan/sap)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *