
Dalam era digital, pesantren dinilai berperan penting memperkuat ketahanan moral generasi muda. LaNyalla berharap lulusan santri menjadi generasi tangguh dan bermanfaat bagi masyarakat.
Jakarta, majalahparlemen.com — Di tengah derasnya arus informasi digital dan meningkatnya tantangan pembentukan karakter generasi muda, lembaga pendidikan berbasis keagamaan dinilai masih memegang peran penting dalam memperkuat ketahanan moral dan nilai-nilai sosial di masyarakat.
Pesan tersebut mengemuka dalam acara Haflahtuttassyakur Akhirussanah Yayasan Pondok Pesantren dan Pendidikan Mardhotillah di Krian, Sidoarjo, Minggu (14/6/2026), yang diikuti para santri yang telah menyelesaikan masa pendidikannya.
Anggota DPD RI daerah pemilihan Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, dalam sambutan yang disampaikan secara virtual mengatakan bahwa kelulusan santri tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga nilai moral generasi muda.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menghadirkan tantangan baru bagi anak-anak dan remaja yang setiap hari terpapar berbagai informasi tanpa batas. Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi memengaruhi nilai-nilai sosial dan keagamaan apabila tidak diimbangi dengan pendidikan karakter yang memadai.
“Anak-anak kita harus menghadapi arus informasi yang tidak terbendung. Karena itu, pendidikan agama menjadi salah satu instrumen penting untuk membangun ketahanan moral generasi muda,” ujar LaNyalla.
Ia mengapresiasi peran Yayasan Pondok Pesantren dan Pendidikan Mardhotillah yang didirikan Ustaz Maliki Muhadi dalam memberikan pendidikan keagamaan kepada para santri.
Dalam kesempatan tersebut, LaNyalla juga menyampaikan harapannya agar para lulusan pesantren dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, tantangan pembangunan sumber daya manusia ke depan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga karakter, etika, dan tanggung jawab sosial.
LaNyalla yang dikenal memiliki kedekatan dengan kalangan pesantren, sebelumnya juga menghadiri kegiatan serupa pada Februari 2026 melalui sambutan dalam Haflah Santri Yayasan Al Hikmah di Asemrowo, Surabaya. *** (raihan/sap)



















































