Almuzzammil Yusuf Minta Aparat Konsisten Tangani Kampanye Hitam

Majalah Parlemen, Jakarta. Pemerintah, lembaga pendidikan dan aparat penegak hukum harus konsisten dan tegas dalam menangani kasus black campaign (kampanye hitam), karena dapat merusak generasi bangsa. Apalagi tahun ini merupakan tahun politik, jelang Pilkada Serentak pada tahun ini dan Pileg serta Pilpres pada tahun mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Almuzzammil Yusuf di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3/2018). Menurutnya, kampanye hitam dapat merusak bangsa secara politik dan beragama. Harus ada kesadaran dari pemerintah, lembaga pendidikan dan aparatur penegak hukum dalam mengungkap, menangkap, dan memproses kasus black campaign.

Almuzzammil yang juga politisi PKS itu menambahkan, kasus black campaign marak terjadi khususnya di media sosial yang didominasi oleh generasi muda. “Saya berharap agar anak muda dapat berpartisipasi dengan sikap yang mengkritisi secara faktual dan data, pemerintah juga harus menyadarkan bukan hanya dari TV dan radio, tapi juga harus dari media sosial, karena anak muda lebih aktif di sana,” sarannya.

Menurut Almuzzammil, kampanye hitam dapat disamakan dengan hoaks dan fitnah yang tidak berdasarkan dengan asas-asas yang ada. “Kampanye hitam itu hoaks dan fitnah yang tidak ada dasarnya, itu semua tidak bagus bagi bangsa, dan secara agama juga dosa,” kata anggota DPR RI dari Dapil Lampung I ini. *** (nas/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *