Ketua DPD RI Ajak Maknai Idul Adha sebagai Pengabdian Tanpa Pamrih

Jakarta, majalahparlemen.com — Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B Najamudin, mengajak seluruh jajaran DPD RI dan masyarakat luas untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Pesan itu disampaikan Sultan saat menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI, Mohammad Iqbal, dalam rangkaian peringatan Idul Adha 1446 Hijriah di pelataran Gedung DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/6/2025).

“Idul Adha adalah pengingat bahwa pengorbanan sejati datang dari keikhlasan. Spirit pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail harus menjadi cermin bagi kita semua dalam mengabdi tanpa pamrih kepada negara dan masyarakat, khususnya melalui peran kita di DPD RI sebagai wakil daerah,” ujar Sultan, yang hadir bersama Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai.

Sultan juga menekankan bahwa momen penyembelihan hewan kurban tidak semata seremoni keagamaan, melainkan bagian dari membangun kedekatan sosial di lingkungan kerja dan masyarakat.

“Pelaksanaan kurban ini harus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi. Baik antarpegawai di DPD RI, maupun dengan masyarakat sekitar. Dengan silaturahmi yang kuat, kinerja kita akan lebih harmonis dan produktif,” tambahnya.

Dalam laporan pelaksanaan, Sekjen DPD RI M. Iqbal menyampaikan, tahun ini panitia kurban menerima delapan ekor sapi, jumlah terbanyak dalam beberapa tahun terakhir.

Empat ekor sapi berasal dari pimpinan DPD RI, yakni dari Ketua DPD RI Sultan B Najamudin, Wakil Ketua GKR Hemas, Wakil Ketua Yorrys Raweyai, dan Wakil Ketua Tamsil Linrung. Sementara empat lainnya berasal dari Sekretariat Jenderal DPD RI, Korpri DPD RI, Biro Sindok, serta unsur internal lainnya.

“Kami juga memastikan distribusi daging kurban tidak hanya untuk pegawai DPD RI, tetapi juga menjangkau yayasan sosial dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Semangatnya adalah berbagi kebahagiaan dan keberkahan Idul Adha secara merata,” jelas Iqbal.

Penyelenggaraan kurban di lingkungan DPD RI ini menjadi simbol bahwa institusi negara juga mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Selain sebagai bentuk ibadah, kurban juga menjadi refleksi komitmen para pejabat dan pegawai dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Idul Adha bukan hanya soal menyembelih hewan, tapi tentang menyembelih ego, ambisi, dan kepentingan pribadi demi kemaslahatan yang lebih besar,” tutup Sultan. *** (raihan/sap)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *