
Menteri Desa PDT, Yandri Susanto meluncurkan Festival Duta Desa Gen Z di Kabupaten Serang untuk mendorong pemuda mengembangkan potensi dan ekonomi desa.
Serang, majalahparlemen.com — Pemerintah mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa di tengah perubahan ekonomi dan digitalisasi. Upaya tersebut diwujudkan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) melalui program Duta Desa Gen Z.
Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto meluncurkan Festival Duta Desa Gen Z di Alun-alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (29/8/2026). Festival tersebut mengusung tagline “Tajir Melintir dari Desa” dan diarahkan untuk mendorong anak muda mengembangkan potensi ekonomi yang ada di desa.
Yandri mengatakan, Duta Desa Gen Z merupakan bagian dari agenda Pemuda Pelopor Desa dalam 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Program tersebut, menurut dia, merupakan turunan dari Asta Cita keenam yang menempatkan pembangunan dari desa sebagai salah satu upaya pemerataan ekonomi dan pengurangan kemiskinan.
Baca juga :
Mendes Yandri: Desa Jadi Subjek Pembangunan, Arah Prabowo-Gibran Sudah di Jalur Tepat
Salah satu program yang disampaikan Yandri adalah pengiriman Pemuda Pelopor Desa ke Jepang untuk belajar dan bekerja. Program tersebut juga mencakup beasiswa hingga Rp300 juta dan pemberian gaji. Namun, dalam keterangannya tidak dijelaskan jumlah peserta maupun mekanisme seleksi program tersebut.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Kemendes PDT mendorong pengembangan Desa Ekspor. Yandri mengatakan generasi muda di desa diharapkan dapat mengembangkan potensi daerah masing-masing sehingga memiliki peluang untuk dipasarkan ke luar negeri.
Kemendes PDT, kata Yandri, telah menyiapkan 49 negara tujuan ekspor untuk pengembangan potensi desa yang melibatkan generasi muda. Pemerintah juga mendorong pengembangan Desa Wisata dan Desa Tematik sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa.
Baca juga :
Apel Siaga Kades, Mendes Dorong Desa Ekspor dan Asta Cita Presiden
Menurut Yandri, keterlibatan pemuda dalam kegiatan ekonomi dapat membantu desa mengembangkan sumber pendapatan dan menuju status Desa Mandiri. Ia mengaitkan penguatan ekonomi desa dengan pembangunan nasional yang dimulai dari tingkat paling bawah.
Program yang diperkenalkan Kemendes PDT tidak hanya menyasar sektor ekonomi. Yandri juga mengingatkan masyarakat desa agar lebih berhati-hati menggunakan media sosial dengan menyebarkan informasi yang benar dan menghindari hoaks.
Pesan tersebut sejalan dengan kampanye “Jempol Baik” yang disampaikan Kepala Badan Pengendali Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto dalam acara yang sama. Kampanye tersebut mengajak masyarakat menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Baca juga :
Mendes Yandri: Pemuda Jangan Jadi Penonton, Bangun Desa Sekarang!
Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Serang sebagai lokasi peluncuran program. Ia mengatakan program tersebut membuka ruang bagi pemuda desa untuk memperoleh edukasi dan mengembangkan potensi lokal.
Festival Duta Desa Gen Z dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Serang, kepala desa, asosiasi desa dan masyarakat Kramatwatu. Acara juga dimeriahkan penampilan penyanyi Charly van Houten. *** (fatoni/raihan)


















































