Mendes Puji Desa Cikolelet Rawat Potensi Lokal

Mendes PDT, Yandri Susanto memuji Desa Cikolelet, Kabupaten Serang, yang dinilai mampu menjaga budaya dan potensi lokal sekaligus mendorong pengembangan ekonomi desa.

Serang, majalahparlemen.com — Banyak desa memiliki kekayaan budaya dan potensi ekonomi, tetapi tantangannya adalah bagaimana aset tersebut tetap terawat sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat. Desa Cikolelet, Kabupaten Serang, Banten, menjadi salah satu desa yang dinilai mampu menjaga potensi lokalnya melalui kegiatan berbasis budaya dan masyarakat.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menyampaikan hal itu saat menghadiri Festival Cikolelet VI Tahun 2026 di Alun-alun Desa Wisata Cikolelet, Jumat (28/8/2026) malam. Ia hadir bersama Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah.

Yandri menilai, keberlanjutan budaya dan kearifan lokal penting bagi desa karena keduanya dapat menjadi bagian dari kekuatan sosial sekaligus potensi ekonomi masyarakat. Ia mengajak warga mempertahankan nilai-nilai lokal di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi. “Mari kita jaga budaya dan kearifan lokal kita,” kata Yandri.

Baca juga :
Mendes Dorong Pengembangan Desa Wisata di Anyer-Carita

Festival Cikolelet berlangsung hingga 17 September 2026. Pemerintah desa dan masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk menampilkan potensi serta kekayaan budaya yang dimiliki Desa Cikolelet.

Dalam kesempatan itu, Yandri juga mengaitkan pengembangan potensi desa dengan sejumlah program Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), antara lain Desa Wisata, Desa Ekspor dan Pemuda Pelopor Desa.

Salah satu perhatian kementerian adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Yandri mengatakan Kemendes PDT berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk membuka kesempatan bagi pemuda desa belajar dan bekerja di Jepang. Program tersebut, menurut dia, menyediakan beasiswa hingga Rp300 juta. “Ini cara kami meningkatkan sumber daya manusia di desa,” ujar Yandri.

Baca juga :
Mendes Yandri: Pemuda Jangan Jadi Penonton, Bangun Desa Sekarang!

Selain pengembangan sumber daya manusia, pemerintah juga mendorong produk desa masuk ke pasar luar negeri melalui program Desa Ekspor. Yandri membuka peluang bagi produk dari Desa Cikolelet untuk dikembangkan agar dapat menjangkau pasar ekspor.

Ia menyebut, pemerintah telah menyiapkan 49 negara tujuan ekspor untuk produk desa. Namun, kemampuan desa memenuhi standar pasar, menjaga kualitas produksi dan memastikan kesinambungan pasokan akan menjadi faktor penting jika peluang tersebut ingin dimanfaatkan.

Kemendes PDT juga memiliki program Swasembada Ekonomi Hijau Pangan Terintegrasi (SEHATI), dengan dukungan yang disebut dapat mencapai Rp2,5 miliar untuk setiap desa. Program tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pangan di tingkat desa.

Baca juga :
Wamendes PDT Buka Pelatihan Media Digital untuk BUM Desa

Yandri juga menyoroti penggunaan media sosial oleh masyarakat desa. Menurut dia, platform digital dapat digunakan untuk menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan dan potensi desa, tetapi penggunaannya perlu disertai tanggung jawab agar tidak menjadi sarana penyebaran informasi bohong atau konten negatif.

Di sisi lain, Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah mengatakan, pembangunan daerah perlu dimulai dari desa. Ia menempatkan desa sebagai bagian penting dalam penguatan ekonomi, sosial dan kebudayaan masyarakat.

Ratu berharap pelaksanaan Festival Cikolelet dapat memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Serang dan Kemendes PDT. Ia juga mendorong penguatan kapasitas badan usaha milik desa (BUMDes) serta keberlanjutan program prioritas pemerintah agar dapat menjangkau desa-desa di Kabupaten Serang.

Baca juga :
Kemendes PDT Gandeng New Hope Fintech, Siapkan Pembiayaan untuk BUM Desa

Dalam acara tersebut, Mendes PDT memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak, yakni Yoet Suharya dari Yayasan Sinar Mata Hati Chakra Hadirasa, Daniel Suharya dari PT Galeria Dunia Hijau, Direktur BUMDesma Cinangka, Nursaibah, Mitra SPPG Cikolelet, dr. H. Halili Sanusi, serta perwakilan PT KTI, Ade Budi Darma Adam dan Jaja Iswandi.

Hadir pula sejumlah kepala organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Serang, Camat Cinangka, Tuti Setiwati, unsur Forkopimda Serang, Kepala Desa Cikolelet, Ojat Darojat dan Direktur BUMDesma Cinangka, Nursaibah.

Mendampingi Yandri dalam kegiatan tersebut, Dirjen PDP, Nugroho Setijo Nagoro dan Direktur Sarana dan Prasarana, Farida Kurnianingrum. *** (fatoni/raihan)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *