
Semarang, majalahparlemen.com — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, meresmikan Gedung Serbaguna Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jumat (21/11/2025). Gedung yang dibangun bertahap sejak 2016 itu kini siap menjadi pusat aktivitas warga dan ruang penggerak pemberdayaan desa.
Dalam sambutannya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menegaskan bahwa pembangunan desa memerlukan kolaborasi semua pihak. “Membangun desa adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri,” ujarnya.
Ia mendorong Pemerintah Desa Ngrapah untuk memaksimalkan seluruh potensi lokal, termasuk pengembangan Desa Tematik yang telah dirancang sebagai pemasok bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diyakini dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga jika produksi desa berjalan konsisten.
Selain pembangunan ekonomi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal mengingatkan pentingnya perlindungan sosial di tingkat desa. Ia menyoroti meningkatnya ancaman narkoba dan judi online yang telah masuk wilayah pedesaan. Karena itu, Kemendes terus mendorong program Desa Bersinar sebagai upaya memperkuat ketahanan sosial.
“Gedung Serbaguna ini harus menjadi rumah bagi kegiatan positif, terutama bagi generasi muda Desa Ngrapah,” ujar mantan Wakil Ketua MPR RI itu.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal juga berharap Desa Ngrapah menjadi pemantik energi positif bagi desa-desa lain di Kabupaten Semarang. “Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Semarang agar lebih banyak desa naik kelas menjadi Desa Mandiri,” tegasnya.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Ia menyebut kehadiran menteri menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan masyarakat.
Usai peresmian, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal meninjau bazar UMKM yang digelar di halaman gedung. Bazar tersebut diharapkan menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus memperkuat ekonomi berbasis komunitas.
Pembangunan Gedung Serbaguna Ngrapah menggunakan Dana Desa dengan total anggaran Rp600 juta pada periode 2017–2019. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Semarang Nur Arifah, unsur Forkopimda, para kepala desa, tokoh masyarakat, ulama, dan pegiat desa. Turut mendampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yakni Sekjen Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPI Mulyadin Malik, Sesditjen PDP Rachmatia, Kepala Biro Humas Andi Nita Arie, Kapusbangjak Agus Kuncoro, serta Penasehat Menteri Zainuddin Malik. *** (raihan/sap)




















































