HUT ke-499 Jakarta, Bang Azran Dorong Kota Global yang Tetap Berakar pada Budaya

Anggota DPD RI, Achmad Azran menilai transformasi Jakarta menuju kota global perlu diiringi peningkatan kualitas hidup masyarakat, pelestarian budaya Betawi, dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga.

Jakarta, majalahparlemen.com — Memasuki usia ke-499 tahun, Jakarta menghadapi tantangan untuk memperkuat posisinya sebagai kota global sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Di tengah transformasi sebagai pusat ekonomi dan bisnis nasional, isu kualitas hidup warga, pelestarian budaya lokal, serta pembangunan yang berkelanjutan menjadi bagian dari agenda yang terus mendapat perhatian.

Momentum Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta dimanfaatkan Anggota DPD RI sekaligus Ketua Umum FORKABI, Achmad Azran, untuk menyoroti pentingnya keseimbangan antara modernisasi dan penguatan identitas budaya dalam pembangunan ibu kota.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta. Usia yang hampir mencapai lima abad ini menjadi bukti perjalanan panjang Jakarta sebagai pusat pertumbuhan, keberagaman, dan kebanggaan bangsa Indonesia,” kata Azran dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Menurut Azran, perjalanan Jakarta menuju kota berdaya saing global perlu diikuti dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan publik yang lebih baik, sistem transportasi yang terintegrasi, lingkungan yang sehat, serta perluasan peluang ekonomi bagi generasi muda dan pelaku usaha.

Ia mengatakan, keberhasilan sebuah kota tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Saya berharap Jakarta terus melangkah menjadi kota global yang tidak hanya unggul dalam pembangunan dan ekonomi, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan oleh seluruh warganya,” ujarnya.

Selain aspek pembangunan, Azran menekankan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah proses modernisasi yang berlangsung cepat. Sebagai tokoh masyarakat Betawi, ia menilai budaya lokal tetap memiliki peran penting dalam membentuk karakter Jakarta sebagai kota yang terbuka dan beragam.

Menurutnya, budaya Betawi sebagai bagian dari sejarah dan identitas Jakarta perlu terus dilestarikan agar tetap hidup di tengah perkembangan kota yang semakin modern.

“Jakarta adalah rumah bagi seluruh anak bangsa, namun Jakarta juga memiliki akar sejarah dan budaya yang harus terus dijaga. Budaya Betawi sebagai identitas dan warisan kota ini perlu terus dilestarikan agar tetap hidup di tengah arus modernisasi dan perkembangan zaman,” katanya.

Azran juga mengajak berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda, untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Jakarta yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Menurutnya, menjelang usia lima abad, Jakarta memiliki peluang untuk menjadi contoh pembangunan perkotaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan lingkungan.

Ia berharap peringatan HUT ke-499 Jakarta menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan kota di masa depan.

“Saya yakin dengan kerja sama seluruh elemen bangsa, Jakarta akan semakin maju sebagai pusat ekonomi, budaya, inovasi, dan peradaban yang mampu bersaing di tingkat dunia tanpa kehilangan jati dirinya,” ujar Azran. *** (raihan/sap)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *