Yayasan Pro Emergency Luncurkan Ambulans Gratis di Bogor

Cibinong, majalahparlemen.com — Ketika kondisi darurat membutuhkan penanganan cepat, keterlambatan mendapatkan transportasi medis dapat menjadi persoalan bagi keluarga pasien. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Yayasan Pro Emergency menghadirkan layanan ambulans gratis bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Layanan tersebut diluncurkan melalui soft launching di Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/8/2026). Ambulans disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi dalam situasi kegawatdaruratan tanpa dikenakan biaya.

Layanan ini dirancang beroperasi 24 jam. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi call center 0811 1490 88 untuk panggilan darurat.

Ketika dikonfirmasi media ini menjelang acara soft launching, Ketua Yayasan Pro Emergency, Sadikun Dado, mengatakan bahwa kehadiran layanan tersebut merupakan bentuk kepedulian yayasan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi medis dalam kondisi darurat.

Menurut Sadikun, layanan ambulans gratis tersebut diarahkan agar masyarakat dapat memperoleh bantuan secara cepat tanpa terkendala persoalan biaya. Layanan juga mengedepankan kesiapan dalam merespons kebutuhan darurat masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Dalam peluncuran tersebut, Sadikun hadir bersama Pembina Yayasan Pro Emergency, Jajat Sudrajat. Menurut Sadikun, layanan ambulans gratis ini didukung tenaga relawan terlatih yang disiapkan untuk membantu respons kegawatdaruratan.

Cakupan wilayah layanan meliputi Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya. Keberadaan ambulans gratis dapat menjadi alternatif bagi warga yang membutuhkan transportasi medis dalam situasi darurat. Terlebih, layanan tersebut disiapkan sepanjang waktu, sehingga masyarakat memiliki akses bantuan di luar jam pelayanan umum.

Yayasan Pro Emergency, kata Sadikun berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan respons kegawatdaruratan berjalan efektif. Kecepatan menerima panggilan, kesiapan kendaraan dan personel, akses menuju lokasi pasien, serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan akan menentukan manfaat layanan di lapangan.

Program layanan tersebut akan didukung tata kelola yang jelas, termasuk pencatatan jumlah panggilan, waktu respons, lokasi penjemputan, tujuan rujukan, dan evaluasi setiap penanganan. Data tersebut penting untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus mengukur efektivitas layanan.

Bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya, peluncuran ambulans gratis ini menambah pilihan layanan transportasi kegawatdaruratan yang dapat diakses selama 24 jam. Sadikun berharap layanan tersebut mampu memberikan respons yang konsisten dan menjangkau masyarakat sesuai wilayah yang ditetapkan. *** (raihan/sap)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *