Sambut CPNS Baru, Sekjen DPD RI Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Inovasi

Jakarta, majalahparlemen.com — Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Setjen DPD RI) secara resmi membuka program orientasi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini menjadi langkah awal pembinaan bagi 221 CPNS yang telah dinyatakan lulus, untuk membentuk aparatur negara yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan.

Orientasi ini diselenggarakan pada 2–5 Juni 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dan bertujuan membekali CPNS dengan pemahaman mendalam mengenai tugas dan fungsi sebagai bagian dari sistem pendukung kerja DPD RI.

“Selaras dengan tema ‘Berinovasi, Berkarya, Bertanggung Jawab, Mengabdi untuk Negeri’, saya yakin CPNS yang memiliki integritas, kompetensi, kreativitas, dan semangat pengabdian akan tumbuh menjadi aparatur yang berkualitas dan berdaya guna,” ujar Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, dalam sambutannya saat pembukaan orientasi, Senin (2/6/2025).

Iqbal menegaskan pentingnya orientasi sebagai fondasi awal pembentukan karakter dan kinerja ASN di lingkungan DPD RI. Menurutnya, para CPNS tidak hanya dituntut memahami aspek teknis birokrasi, tetapi juga harus menumbuhkan nilai-nilai loyalitas dan dedikasi dalam bekerja.

“Isi dan ukir pekerjaan di DPD RI ini dengan baik. Berbaktilah untuk negeri ini dengan memberikan yang terbaik bagi institusi. Tunjukkan bahwa Anda layak terpilih sebagai CPNS. Walau perjalanan akan penuh dinamika, pengabdian kepada bangsa harus menjadi tujuan utama,” tegasnya.

Lebih jauh, Iqbal menyampaikan bahwa sebagai bagian dari generasi Z, para CPNS diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam birokrasi, namun tetap menjaga etika, rendah hati, dan bersikap profesional.

Adapun materi orientasi mencakup berbagai topik penting, antara lain pengenalan peraturan perundang-undangan, struktur kelembagaan, sistem organisasi dan tata kerja, dukungan administrasi dan keahlian, serta pembangunan integritas dan disiplin kerja dalam kerangka transformasi birokrasi.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi, Keanggotaan dan Kepegawaian Setjen DPD RI, Fitriani, dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 222 peserta yang dinyatakan lulus seleksi, satu orang mengundurkan diri, sehingga peserta orientasi berjumlah 221 orang, terdiri dari 156 peserta di kantor pusat dan 65 peserta di kantor perwakilan daerah.

“Orientasi ini merupakan proses awal untuk menanamkan semangat pengabdian dan pemahaman menyeluruh tentang peran ASN sebagai pelayan publik di lembaga legislatif,” ujar Fitriani. *** (raihan/sap)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *