Kemenpora Dukung Kampanye Stop Ujaran Kebencian

Jakarta, Majalah Parlemen — Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 ini diperingati oleh pemuda pelajar Indonesia dalam suasana yang berbeda dengan sebelumnya. Sebanyak 5.000 pemuda pelajar Indonesia akan menyelenggarakan acara Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan Pemuda Pelajar Indonesia di Lapangan PPPON Cibubur Jakarta.

Kegiatan ini akan dilaksanakan tanggal 2 – 5 Mei 2018. Kegiatan diisi dengan apel kebangsaan, kemah pendidikan, lomba vlog konten-konten positif, seminar kebangsaan, latihan bela negara, lomba menulis surat ke Presiden, olahraga, serta apresiasi seni dan budaya.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tiga organisasi kepemudaan pelajar, yaitu IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama), IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah), dan PII (Pelajar Islam Indonesia). Kegiatan tersebut didukung atau difasilitasi oleh Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk peneguhan komitmen pemuda pelajar Indonesia untuk dalam partisipasi kehidupan berbangsa dan bernegara, meneguhkan komitmen untuk meningkatkan pendidikan yang berkeadaban, mencegah terjadinya kekerasan dan eksploitasi di dunia pendidikan, menanggulangi bahaya narkoba, terorisme, dan kenakalan remaja, serta ujaran kebencian dan penyebaran hoax di dunia siber, kata Ni’am, mantan aktifis pelajar dan mahasiswa 1998 itu.

Pemuda pelajar Indonesia, kata Ni’am, juga berkomitmen meneguhkan persatuan dan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan. Di samping itu, juga ada komitmen untuk menjadikan agama sebagai kaedah penuntun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Yang bertindak sebagai Inspektur Apel pada kegiatan ini Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Ketua DPD Osman Sapta, Panglima TNI, beberapa menteri Kabinet Kerja, serta elemen pelajar di Indonesia. “Di samping pemuda pelajar Indonesia, kegiatan ini juga diikuti oleh pemuda dari 21 negara. Kemenpora memfasilitasi kegiatan ASEAN Plus Youth Camp¬†yang dibuka tanggal 1 Mei 2018,” kata Ni’am.

Sementara itu, Ketua Umum IPNU, Asep Irfan Mujahid mengatakan, kegiatan ini terlaksana karena dukungan dan dorongan Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora. “Ini menjadi komitmen kami sebagai sesama organisasi kepelajaran terus bersinergi untuk kebaikan negeri, dengan terus mewujudkan kebersamaan. Dan alhamdulillah, kami diberikan motivasi dan dorongan dari Deputi,” ujarnya didampingi Ketua Umum PII dan Ketua Umum IPM. *** (ali/nas/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *