Bandara Binaka di Nias Barat Segera Jadi Bandara Internasional

Majalah Parlemen, Jakarta. Bandara Binaka di Gunung Sitoli, Kabupaten Nias Barat (Sumatera Utara) segera diproyeksikan menjadi bandara internasional. Pengembangan bandara sedang dilakukan oleh pemda setempat dan Kementerian Perhubungan. Pengembangan bandara ini dilakukan, karena Pulau Nias dijadikan destinasi wisata nasional oleh pemerintah.

Hal itu diungkapkan Bupati Nias Barat kepada Tim Komisi V DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi V Fary Djemi Francis dalam pertemuan Komisi V DPR RI dengan Bupati Nias Barat dan otoritas Bandara Binaka, Kamis (15/3/2018) di Bandara Binaka, Gunung Sitoli.

Menurut Bupati Nias Barat, sudah ada MoU 24 Oktober 2014 lalu antara pemda setempat dengan Kemenhub untuk pengembangan bandara. Setiap tahun ada pengerjaan perpanjangan landasan pacu bandara sepanjang 200 meter. Landasan pacu bandara ini akan diperpanjang sampai 2250 meter dengan lebar 45 meter.

Sementara itu, Fary Djemi Francis mengakui, Kabupaten Nias mendapat perhatian luar biasa dari pemerintah pusat dan DPR. Pembangunan bandara ini mendapat prioritas, termasuk pembangunan infrastrukturnya.

Saat ini, untuk menuju Nias, pesawat dari Jakarta harus transit dahulu di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Medan. Kelak, setelah Bandara Binaka menjadi bandara internasional, penerbangan dari Jakarta bisa langsung ke Nias.

Otoritas Bandara Binaka menjelaskan, selama ini pesawat yang beroperasi masih menggunakan pesawat OTR dan perintis. Jika Bandara Binaka sudah beroperasi menjadi bandara internasional, maka pesawat-pesawat berbadan besar bisa mendarat di bandara ini untuk menunjang kunjungan wisata ke Nias. *** (nas/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *