
Sukabumi, majalahparlemen.com — PT Panyindangan terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi lokal di Kecamatan Cikidang dan sebagian wilayah Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melalui pengembangan perkebunan pisang Cavendish di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) seluas ratusan hektare.
Perusahaan perkebunan yang kini sepenuhnya berada di bawah kendali PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) itu mengembangkan komoditas hortikultura bernilai tinggi sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha, sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja di tingkat desa.
Lahan yang sebelumnya dimanfaatkan untuk perkebunan karet secara bertahap dikonversi menjadi kebun pisang Cavendish. Pada tahap awal, luas area tanam mencapai sekitar 40 hektare dan akan terus dikembangkan sesuai dengan rencana bisnis perusahaan.
Penanaman perdana pisang Cavendish dilakukan pada 16 September 2023 dan dihadiri unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). Momentum tersebut menandai dimulainya transformasi fungsi lahan menuju komoditas hortikultura yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar domestik dan ekspor.
Pengembangan kebun pisang Cavendish ini berdampak langsung pada peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal. Dalam kunjungan kerja resmi, seorang anggota DPR RI menyebutkan bahwa unit usaha DSNG di Kabupaten Sukabumi mampu menyerap hingga sekitar seribu tenaga kerja di area perkebunan.
Penyerapan tenaga kerja tersebut dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, sekaligus menekan angka pengangguran di wilayah Cikidang dan sekitarnya.
Selain membuka lapangan kerja, manajemen PT Panyindangan juga melakukan pembenahan kebijakan ketenagakerjaan. Sejak November 2025, upah harian pekerja kebun pisang dinaikkan dari kisaran Rp 65.000 menjadi sekitar Rp 144.000 per hari. Para pekerja juga mulai didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut disambut positif oleh para pekerja dan masyarakat setempat karena dinilai lebih selaras dengan standar upah regional serta meningkatkan perlindungan sosial tenaga kerja. Kenaikan upah ini turut mendorong peningkatan daya beli dan perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Tokoh masyarakat Cikidang menilai keberadaan PT Panyindangan berpotensi menimbulkan efek ekonomi berantai, mulai dari tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meningkatnya aktivitas perdagangan, hingga berkembangnya jasa pendukung di sekitar kawasan perkebunan.
“Kami berharap keberadaan perkebunan pisang ini menjadi motor penggerak ekonomi desa dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar seorang tokoh masyarakat di Desa Cikidang, Sabtu (10/1/2026).
Manajemen perusahaan menyatakan tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya. Sejumlah catatan dan masukan, termasuk terkait aspek lingkungan dan tata kelola lahan, menjadi perhatian dalam pengelolaan kawasan perkebunan agar seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Secara korporasi, PT Dharma Satya Nusantara Tbk mengakuisisi 100 persen saham PT Panyindangan pada 9 Mei 2023 melalui dua anak usahanya, PT Dharma Inti Investama (DII) dan PT Cahaya Utama Nusantara (CUN). Akuisisi tersebut tercantum dalam laporan keterbukaan informasi nomor 031/CORSEC-II/V/2023 yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada November 2023, DSNG juga memperoleh dua penghargaan dari lembaga internasional independen. Perseroan masuk dalam daftar Top 200 Best Companies in Asia Pacific versi Forbes Asia untuk kategori pendapatan di bawah satu miliar dolar AS, serta meraih RSPO Innovation Award atas program Bio-CNG yang diinisiasi sejak 2020 sebagai upaya menekan emisi dan meningkatkan efisiensi operasional.
Dengan transformasi usaha yang berorientasi pada nilai tambah, peningkatan kesejahteraan pekerja, serta penyerapan tenaga kerja lokal yang signifikan, PT Panyindangan diharapkan terus menjadi mitra strategis pembangunan daerah dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi. *** (raihan/sap)





















































