
Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin melepas sekitar 500 pemudik dalam program Mudik Gratis Kamsri 2026 dari Kompleks Parlemen Jakarta menuju lima provinsi di Sumatera.
Jakarta, majalahparlemen.com — Menjelang Hari Raya Idulfitri, mobilitas masyarakat dari kota besar menuju daerah asal biasanya meningkat tajam. Bagi sebagian perantau, biaya transportasi menjadi salah satu kendala untuk pulang ke kampung halaman, sehingga berbagai program mudik gratis kerap diselenggarakan oleh pemerintah maupun organisasi masyarakat untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan dengan lebih terjangkau.
Dalam konteks tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan Baktiar Najamudin melepas keberangkatan peserta Mudik Gratis Bersama yang diselenggarakan oleh Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (Kamsri) di Lobby Gedung DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Program tersebut menyiapkan sembilan bus yang membawa sekitar 500 pemudik menuju sejumlah kota tujuan di wilayah Sumatera, yakni Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung. Peserta program sebagian besar merupakan perantau asal Sumatera yang bekerja di Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Dalam sambutannya, Sultan menyampaikan bahwa kegiatan mudik gratis yang digagas organisasi masyarakat dapat menjadi pelengkap berbagai program serupa yang setiap tahun diselenggarakan oleh pemerintah maupun sektor swasta menjelang Idulfitri. Inisiatif tersebut dinilai membantu masyarakat yang membutuhkan sarana transportasi untuk kembali ke daerah asal.
Menurutnya, perjalanan mudik yang terorganisasi melalui transportasi bersama juga dapat memberikan manfaat dari sisi keselamatan perjalanan. Dengan kendaraan yang disiapkan secara kolektif serta jadwal keberangkatan yang terkoordinasi, perjalanan pemudik diharapkan dapat berlangsung lebih tertib.
Panitia Mudik Bersama Kamsri 2026 menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial organisasi yang ditujukan bagi komunitas perantau asal Sumatera di Jakarta dan sekitarnya. Selain membantu mengurangi beban biaya perjalanan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarperantau dalam komunitas tersebut.
Para peserta diberangkatkan menggunakan bus yang telah disiapkan panitia dan dijadwalkan menuju sejumlah kota di lima provinsi tujuan. Keberangkatan dilakukan secara bersamaan dari Kompleks Parlemen sebelum melanjutkan perjalanan menuju berbagai daerah di Sumatera.
Program mudik gratis seperti ini menjadi salah satu alternatif transportasi yang banyak dimanfaatkan masyarakat setiap menjelang Idulfitri. Selain membantu menekan biaya perjalanan, skema perjalanan kolektif juga dinilai dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi jarak jauh yang sering meningkat selama musim mudik.
Melalui penyelenggaraan program tersebut, panitia berharap para perantau dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang lebih terorganisasi. *** (raihan/sap)



















































