
DWP Setjen DPD RI menggelar bazar Ramadan di Kompleks Parlemen Senayan untuk memfasilitasi UMKM dan memenuhi kebutuhan pegawai jelang Idulfitri, Rabu (4/3/2026).
Jakarta, majalahparlemen.com — Menjelang Idulfitri, lonjakan kebutuhan konsumsi rumah tangga biasanya diikuti peningkatan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Momentum Ramadan kerap dimanfaatkan berbagai institusi untuk menghadirkan ruang transaksi yang lebih dekat dengan konsumen, termasuk di lingkungan perkantoran pemerintah.
Di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia menggelar Bazar Ramadan bertema “Ramadan Ceria: Hadirkan Kebahagiaan, Tebarkan Kepedulian”, Rabu (4/3/2026). Kegiatan berlangsung di lobi Setjen DPD RI dan melibatkan sejumlah pelaku UMKM yang menawarkan produk kebutuhan hari raya.
Bazar ini ditujukan untuk memudahkan pegawai memperoleh kebutuhan Ramadan dan Idulfitri tanpa harus keluar area kerja, sekaligus memberi akses pasar langsung bagi pelaku usaha. Model bazar internal seperti ini menjadi salah satu pola distribusi yang memotong rantai pemasaran lebih pendek karena produsen dapat bertemu konsumen akhir di satu lokasi.
Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada DWP Setjen DPD RI atas inisiatif penyelenggaraan bazar serta berharap kegiatan serupa dapat memperkuat interaksi antarpegawai di lingkungan kerja.
Selain transaksi bazar, agenda juga diisi dengan penyerahan bingkisan Ramadan kepada perwakilan petugas penunjang di lingkungan Setjen DPD RI. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal bersama Ketua DWP Setjen DPD RI, disaksikan jajaran pimpinan dan pegawai.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Deputi Bidang Administrasi, Lalu Niqman Zahir dan Deputi Bidang Persidangan, Oni Choiruddin. Usai pembukaan, pimpinan meninjau stan-stan UMKM yang berpartisipasi.
Kegiatan bazar Ramadan di lingkungan parlemen ini mencerminkan pemanfaatan momentum musiman untuk memperkuat aktivitas ekonomi skala kecil di dalam institusi. Di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi selama Ramadan, ruang pemasaran langsung di area kerja dapat menjadi alternatif saluran distribusi yang efisien bagi UMKM, sekaligus memenuhi kebutuhan pegawai secara praktis. *** (raihan/sap)




















































