Yandri Susanto Pimpin IKSS, Fokus pada Pemberdayaan Desa dan Ekonomi Kerakyatan

Yandri Susanto dilantik sebagai Ketua Umum IKSS periode 2026-2031. IKSS akan memprioritaskan program sosial, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Jakarta, majalahparlemen.com — Tantangan utama organisasi paguyuban bukan hanya menjaga hubungan antarperantau, tetapi memastikan keberadaannya memberi manfaat di tengah masyarakat. Ikatan Keluarga Seganti Setungguan (IKSS) akan mengarahkan kegiatan lima tahun ke depan pada bidang sosial, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi setelah Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto terpilih memimpin organisasi tersebut.

Yandri dilantik sebagai Ketua Umum IKSS periode 2026-2031 di Gedung Serbaguna Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Dalam kepemimpinan barunya, Yandri mengatakan, IKSS perlu mempertemukan berbagai unsur masyarakat asal Sumatera bagian Selatan, termasuk generasi tua dan muda serta laki-laki dan perempuan. Organisasi tersebut, menurut dia, perlu diarahkan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, baik di wilayah perantauan maupun daerah asal.

Program sosial menjadi salah satu bidang yang akan dikembangkan. Yandri menyebut, bantuan kepada anggota yang membutuhkan, termasuk warga yang mengalami persoalan kesehatan, sebagai salah satu bentuk kegiatan yang dapat dilakukan IKSS.

Selain kegiatan sosial dan kesehatan, IKSS akan mengembangkan pemberdayaan ekonomi. Yandri mengaitkan agenda tersebut dengan potensi desa-desa di wilayah Sumatera bagian Selatan yang menjadi daerah asal anggota organisasi.

Sebagai Menteri Desa, Yandri mengatakan, penguatan ekonomi masyarakat desa dapat diarahkan agar pemuda dan warga desa terhubung dengan program pemerintah. Namun, Yandri belum menjelaskan bentuk program, target penerima, mekanisme pelaksanaan maupun besaran anggaran yang akan digunakan IKSS.

IKSS merupakan organisasi paguyuban yang menjadi wadah silaturahmi masyarakat perantauan asal rumpun wilayah Bumi Seganti Setungguan atau Sumatera bagian Selatan. Organisasi tersebut menaungi 13 paguyuban di wilayah Sumatera bagian Selatan.

Dengan cakupan tersebut, agenda IKSS tidak hanya menyangkut hubungan internal antaranggota. Rencana memasukkan pemberdayaan ekonomi desa membuat organisasi memiliki ruang kegiatan yang bersinggungan dengan kebutuhan masyarakat di daerah asal anggotanya.

Yandri meminta pengurus IKSS yang dilantik untuk menjaga kekompakan dan mengarahkan organisasi pada kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan anggota maupun masyarakat yang lebih luas. *** (fatoni/raihan)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *