Amir Uskara : Perry Memiliki Kemampuan dan Rencana Kerja yang Dibutuhkan Bank Indonesia

Majalah Parlemen, Jakarta. Komisi XI DPR akhirnya sepakat memilih Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) dan memilih Dody Budi Waluyo sebagai Deputi Gubernur BI. Perry menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di ruang rapat Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (28/3/2018). Sementara itu, Dody menjalani fit and proper test di hari sebelumnya.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PPP, H. Amir Uskara mengatakan, Perry dipilih sebagai Gubernur BI melalui mekanisme musyawarah mufakat di Komisi XI DPR setelah Perry menjalani fit and profer test. Komisi XI DPR melihat dari segala sisi kemampuan Perry sebagai calon tunggal Gubernur BI yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo kepada DPR.

Menurut Amir Uskara, meskipun Perry merupakan calon tunggal Gubernur BI, namun kemampuan Perry tidak diragukan Komisi XI DPR. “Presiden Jokowi mengajukan calon yang tepat calon Gubernur BI yang akan menggantikan Agus Martowardojo. Perry mempunyai kemampuan dan rencana kerja yang baik sesuai kebutuhan BI,” kata anggota DPR dari Dapil Sulawesi Selatan I ini.

Amir Uskara menilai, berdasarkan hasil fit and profer test, Perry mempunyai kemampuan dan rencana kerja yang baik, dan memang dianggap sebagai hal yang dibutuhkan oleh Bank Indonesia, terutama dalam menjalankan tugas dan fungsi Bank Indonesia sesuai amanat Undang Undang, utamanya dalam bidang moneter dan sistem pembayaran.

Sementara itu, kata Amir Uskara, terpilihnya Dody Budi Waluyo sebagai Deputi Gubernur BI, selain alasan kemampuan juga pertimbangan senioritas. “Setelah dilakukan fit and profer test oleh Komisi XI DPR, ternyata dari sisi kapasitas personal, ketiga calon Deputi Gubernur BI, semuanya memiliki kemampuan yang sama merata. “Akhirnya, seluruh anggota Komisi XI DPR sepakat memilih Dody Budi Walulo karena pertimbangan senioritas” ujarnya.

Dody juga dianggap tepat menduduki jabatan Deputi Gubernur BI, karena saat ini Dody menjabat sebagai Asisten Gubernur BI Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi. Dua pesaing Dody yang mengikuti fit and profer test saat itu masing-masing Wiwiek Sisto Widayat (Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Barat), dan Doddy Zulverdi (Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI). *** (nas/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *