Mendes Yandri: Penguatan Desa Jadi Kunci Pemerataan Ekonomi

Mendes PDT, Yandri Susanto menilai penguatan desa penting untuk mendorong pemerataan ekonomi, mengurangi tekanan urbanisasi, dan memperkuat pembangunan dari bawah.

Jakarta, majalahparlemen.com — Ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan menjadi salah satu tantangan yang ingin diatasi melalui penguatan ekonomi desa. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menilai, pembangunan desa perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi nasional, bukan sekadar program pembangunan di tingkat lokal.

Menurut Yandri, perubahan posisi desa dari objek menjadi subjek pembangunan mendapat landasan penting melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Regulasi tersebut memberikan kewenangan kepada desa dalam mengelola pemerintahan, anggaran, serta potensi yang dimiliki.

Ia mengatakan, penguatan ekonomi di desa juga diperlukan untuk mengurangi tekanan urbanisasi. Jika kesempatan ekonomi di desa terbatas, penduduk usia produktif berpotensi terus berpindah ke kota untuk mencari pekerjaan.

Baca juga :
Kemendes Perluas Desa Tematik dan Program SEHATI untuk Perkuat Ekonomi Desa

Yandri menyampaikan pandangan tersebut saat melepas Tim Jelajah Desa Sejahtera Astra di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2026). Program tersebut mengunjungi desa-desa binaan untuk melihat potensi lokal, kearifan masyarakat, serta hasil pemberdayaan yang telah dikembangkan.

Ia memperkenalkan pendekatan octahelix dalam pembangunan desa, yang menekankan sinergi berbagai unsur dalam mendorong kemajuan desa. Menurutnya, pengembangan ekonomi lokal tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau pemerintah desa.

Yandri mengaitkan penguatan desa dengan persoalan yang dapat muncul ketika urbanisasi berlangsung tanpa diimbangi pertumbuhan ekonomi di wilayah asal. Ia menyebut kota dapat menghadapi tekanan berupa kepadatan penduduk, kemacetan, keterbatasan pekerjaan dan hunian, sementara desa kehilangan tenaga kerja produktif.

Baca juga :
PT Astra Perkuat Desa Les, Pelestarian Alam dan Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Dalam konteks tersebut, pengembangan sumber-sumber ekonomi baru di desa menjadi penting. Potensi lokal dan kegiatan ekonomi masyarakat perlu dikembangkan agar desa memiliki sumber pertumbuhan yang mampu mempertahankan aktivitas ekonomi di wilayah perdesaan.

Yandri juga menyerukan keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Asta Cita keenam Presiden Prabowo, yang menurut dia berkaitan dengan pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan. Ia menekankan bahwa agenda tersebut membutuhkan kerja bersama.

Pendekatan kolaboratif menjadi relevan karena kapasitas setiap desa berbeda. Potensi ekonomi, sumber daya manusia, dan kondisi sosial setiap wilayah tidak seragam, sehingga pengembangannya membutuhkan keterlibatan pihak yang memahami karakteristik lokal.

Program Jelajah Desa Sejahtera Astra yang dilepas dalam kegiatan tersebut merupakan rangkaian kunjungan ke desa-desa binaan PT Astra International Tbk. Kegiatan itu diarahkan untuk mengenali potensi, kearifan lokal, dan hasil pemberdayaan masyarakat di desa-desa tersebut. *** (raihan/sap)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *